
Ahmad Luthfi - Okezone
JAKARTA - BlackBerry Messenger (BBM) bak primadona yang dinantikan banyak orang di seluruh dunia. Aplikasi populer ini seharusnya telah muncul di Android Google Play dan iOS App Store beberapa hari lalu, namun nyatanya tidak.
Menurut pengamat telekomunikasi, BlackBerry bisa berada dalam masalah besar apabila dalam seminggu kendala pada peluncuran resmi aplikasi chatting BBM ini belum juga kelar. Padahal, publik telah diinformasikan dan pemberitaan mengenai BBM yang meluncur di Android telah disebut rilis pada 21 September 2013.
Terhitung saat ini telah 26 September 2013, yakni selang lima hari setelah jadwal resmi yang ditetapkan BlackBerry. Akan tetapi, tanda-tanda kapan BBM bakal nongol resmi di platform toko aplikasi Android dan iOS belum juga tampak.
Hanya saja, BlackBerry dalam website-nya id.blackberry.com, mengungkap bahwa pengguna bisa diberi notifikasi apabila BBM telah muncul resmi di Android dan iOS. Pengunjung website diperkenankan menuliskan email untuk notifikasi, serta membagi informasi dengan teman melalui Facebook, Twitter serta LinkedIn.
Sebelumnya juga diberitakan, aplikasi BBM telah bocor untuk platform Android, yang mengakibatkan pengguna dapat mengunduh aplikasi tersebut di internet. Antusias yang tinggi dikalangan pengguna, mengakibatkan membludaknya jumlah pengunduh aplikasi tidak resmi tersebut di OS robot hijau.
Sebagian pemakai mengaku bisa ngobrol melalui aplikasi gelap 'BBM for Android' ini dengan teman yang memiliki handset BlackBerry asli. Kabarnya, jumlah pengunduh aplikasi BBM ini mencapai angka sekira 1,1 juta pengunduh dan mengakibatkan server BlackBerry kelebihan beban.
Hal inilah yang membuat perusahaan asal Kanada ini menunda peluncuran resminya di Google Play dan iOS, sampai waktu yang belum dapat ditentukan. Kalangan pengamat mengaku pesimis terhadap fitur BBM multiplatform ini.
"Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Saya pesimis dengan ini. Kita lihat saja, kalau dalam waktu seminggu masalah belum juga selesai, ini jadi masalah besar," kata Pengamat Telekomunikasi, Teguh Prasetya.
Jadi, kapan meluncurnya aplikasi chatting terpopuler dari BlackBerry ini masih menjadi tanda tanya. Teguh juga mengungkap, apabila sampai berlarut-larut aplikasi ini molor nongol secara resmi, maka akan berdampak terhadap penurunan minat BBM multiplatform.
"Jika pengguna yang lama menanti kembali dibuat menunggu, Teguh berpendapat, mereka akan kehilangan minat dan antusias terhadap BBM multiplatform," pungkas Teguh. (ahl)
No comments:
Post a Comment